Bersalah Menggelar Pesta S3ks Di Pidie, Remaja Ini Dapat Hukuman 100 Kali Cambuk

 


MA remaja berusia 18 tahun yang terbukti bersalah melakukan zina dengan ABG 14 tahun saat menggelar pesta seks di Pidie, Aceh. Akibat dari perbuatannya itu, MA di beri hukuman 100 kali cambukan dan 10 bulan penjara.

Seperti yang dikutip dari detikNews, Kamis (19/11) berdasarkan putusan Mahkamah Syar’iyah (MS) Sigli pada Rabu (18/11/2020), putusan terhadap MA dibacakan pada Senin, 9 November 2020. Sidang dipimpin hakim yang diketuai A Aziz dengan hakim anggota Ahmad Yani dan Zukri.

MA mengaku telah melakukan zina dengan anak usia 14 tahun sebanyak tiga kali. Pengakuan MA ini ia katakan dalam persidangan dan disampaikan di bawah sumpah di depan hakim. Majelis menyatakan hal yang memberatkan dari perbuatan terdakwa yakni perbuatan yang dilakukan MA sangat dilarang Allah SWT.

Tidak hanya itu, MA sudah melakukan hubungan badan berulang kali dan perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat. Namun, karena sikap terdakwa yang sopan dalam persidangan sehingga dapat meringankan terdakwa.

“Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan jarimah zina, sebagaimana surat dakwaan kesatu jaksa penuntut umun. Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan ‘uqubat cambuk di depan umum sebanyak 100 kali dan hukuman penjara selama 10 bulan,” demikian putusan hakim.

Hakim memberikan dua hukumaan sekaligus karena alasan terdakwa berzina dengan anak di bawah umur. Bila merujuk pada Pasal 34 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, selain diancam dengan ‘uqubat hudud cambuk 100 kali, hukuman dapat ditambah dengan uqubat ta’zir.

“Menimbang bahwa oleh karena perbuatan terdakwa merupakan perbuatan sangat meresahkan masyarakat karena dapat mempengaruhi orang lain untuk melakukan perbuatan yang sama, maka majelis hakim berpendapat terhadap terdakwa selain ‘uqubat hudud 100 kali ditambah dengan ‘uqubat ta’zir penjara selama 10 bulan,” ujar hakim.