Suami di Sambas Tusuk Istri di Depan Mertua Gegara Tak Pulang Seharian


Seorang suami di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat menusuk istrinya. Penusukan tersebut dipicu karena sang istri seharian tak pulang.

"Ada penganiayaan terhadap seorang istri yang dilakukan oleh suami," kata Kapolsek Tebas, Iptu Ambril, Rabu (14/10/2020).

Peristiwa itu terjadi di Dusun Muara Dungun, Desa Pangkalan Kongsi, Kecamatan Tebas. Pelaku yakni JP menusuk istrinya EW di hadapan sang mertua.

Kronologi penusukan bermula ketika korban EW berpamitan kepada pelaku JP untuk menghadiri acara Tepung Tawar di rumah teman pada pagi hari. Namun hingga sore, korban tak pulang ke rumah.

Pelaku kemudian mencari korban yang ternyata berada di rumah mertuanya. Pelaku meminta korban pulang, namun ditolak dan terjadi cekcok.

Saat terjadi cekcok itu, pelaku melihat ada sebilah pisau di dapur dan mengambilnya. Melihat pelaku mengambil pisau, korban malah menantang pelaku untuk membunuh dirinya.

"Istrinya lalu bilang, 'kalau kamu berani bunuhlah saya,' kepada suaminya," tuturnya.

Korban kemudian lari dari rumah dan dikejar pelaku. Pelaku yang emosi lalu menusuk korban sebanyak tiga kali. Kejadian itu disaksikan oleh mertua pelaku.

"Dia mengejar istrinya dan menusuk dari belakang di pinggul dan perut sebanyak tiga kali," tuturnya.

Melihat kejadian itu, mertua pelaku berteriak yang menyebabkan warga sekitar berdatangan dan melapor kepada polisi. Pelaku dengan cepat ditangkap petugas Polsek Tebas. Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit.

"Pelaku masih diperiksa di Mapolsek Tebas. Pelaku bisa dikenakan Pasal 44 Undang-Undang KDRT dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," ujarnya.