Palestina Kembali Membara, Jet Tempur Israel Bombardir Jalur Gaza

Situasi antara Israel dan Palestina kembali memanas. Terbaru, jet tempur Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, Palestina, Minggu pagi waktu setempat.

The Times of Israel melaporkan, serangan itu merupakan bagian dari balasan Israel terhadap serangan roket yang ditembakkan dari Palestina ke selatan Israel, kemarin. Demikian laporan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Merespons serangan roket dan peningkatan kekerasan di sekitar Jalur Gaza, Israel juga telah menutup zona penangkapan ikan hingga waktu yang ditentukan. Keputusan itu segera berlaku.

Serangan Israel menargetkan lokasi di mana pasukan HAMAS berada di selatan Jalur Gaza. Serangan itu diklaim Pasukan Pertahanan Israel sukses menghancurkan fasilitas penyimpanan roket milik HAMAS.

"IDF memandang dengan tegas setiap aktivitas teror terhadap Israel dan akan terus beroperasi sesuai kebutuhan terhadap upaya-upaya yang merugikan warga negara Israel maupun kedaulatan negara. Kelompok teroris HAMAS bertanggung jawab atas semua serangan yang dilakukan dari dan di Jalur Gaza dan mereka akan menanggung konsekuensi dari teror terhadap Israel," tulis IDF.

Serangan terbaru Israel terjadi beberapa jam setelah dua roket yang diluncurkan dari Gaza dicegat oleh sistem pertahanan antirudal milik Israel. Namun, roket lainnya menghantam halaman sebuah rumah di selatan kota Sderot, Israel.

Roket itu memicu sirene di Sderot sekitar pukul 1 pagi dini hari. Ribuan orang kemudian bergegas mencari perlindungan. Seorang pria berusia 58 tahun terluka ringan akibat terkena pecahan kaca. Beberapa orang lainnya dirawat lantaran syok atau menderita luka ringan.