Tulisan Menyentuh Habib Nabiel Tentang Perjuangan Tenaga Medis Di Tengah Pandemi Corona

SEBAGAI orang yang bersentuhan langsung dengan pasien virus corona (COVID-19), tenaga medis seperti dokter dan perawat adalah yang paling rentan terinfeksi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan 25 tenaga medis di DKI Jakarta terpapar virus corona atau COVID-19 dan satu meninggal dunia. “Sebanyak 25 tenaga medis terinfeksi, 1 meninggal,” ujarnya.

Fakta-fakta ini pun menjadi perhatian Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Qur’an Ustadz Yusuf Mansur. Ia menyerukan ada sedikit iba kepada tenaga medis, menunjukkannya dengan cara tidak keluar rumah.

Dengan begitu ia berharap orang yang terpapar pandemi corona bisa ditekan jumlahnya sehingga tugas atau beban tenaga medis berkurang. Untuk lebih jelasnya berikut tulisan menyentuh hati oleh Yusuf Mansur untuk direnungkan:

“Kalaupun kita merasa sehat dan masih ingin ke luar rumah, setidaknya iba lah pada perjuangan mereka anakku.

Mungkin kita menganggap diri kita sehat anakku.. Diri kita kuat.. Dan kita masih mampu ke luar untuk kumpul-kumpul.. Karena kita sudah bosan diam di rumah.

Tapi setidaknya iba lah pada mereka anak-anakku semua.. Mereka para tenaga medis di saat-saat seperti ini hampir kehilangan segalanya.. Istirahat, jumpa keluarga, liburan, bahkan tuk sekedar bertegur sapa..

Berjibaku di ruangan-ruangan sempit denga baju sempit, sulit bernafas, tegang fikirannya.. Semuanya gara-gara kita dan semuanya adalah demi kita.

Sudah banyak korban berjatuhan di kalangan mereka anakku. Baik perawat maupun dokter. Bukan karena mereka tidak tahu prosedur., tetapi karena kita terus menerus keluar rumah, hingga kita terpapar virus itu.

Semakin kita tak mampu menahan nafsu kita untuk keluar rumah, maka semakin banyak yang akan terpapar virus ini. Dan makin menambah beban & tugas mereka para mujahid & mujahidah tenaga medis ini.

Semoga di dalam hati kita masing-masing masih ada setetes air mata buat mereka. Seuntai doa yang tulus untuk keselamatan mereka. Dan serajut tekad yang kuat untuk mengurangi beban mereka. Dengan tidak keluar rumah.. Aamiin yaa RABB.”