Miris, Siswa Ini Terpaksa Menulis Pelajaran Di Daun Pisang Karena Tak Mampu Beli Buku

Meskipun hidup dalam kemiskinan, seorang siswa laki-laki di Lianga, Filipina tak mau menyerah pada keadaan. Dia memiliki semangat juang tinggi untuk tetap bisa bersekolah.

Siswa bernama Erlande Monter itu memutuskan tetap belajar di kelas meskipun harus menggunakan daun pisang sebagai buku tulis.

Menurut gurunya, Arcilyn Balbin Azarcon, Erlande terpaksa menggunakan daun pisang karena keluarganya terlalu miskin untuk membeli buku tulis.

 Erlande Monter menggunakan daun pisang sebagai buku tulisnya.
Tulisannya Tak Kalah Bagus

Meskipun hanya menggunakan daun pisang, Erlande mampu membuat catatan yang tidak kalah bagus dan rapi dibandingkan dengan kertas.

“Semua catatan pelajaran yang dia tulis terlihat bagus dan sempurna,” katanya.

 Catatan pelajarannya sangat rapi.

Arcilyn bahkan memuji muridnya itu yang tidak pernah merasa malu dengan ‘buku tulis’ yang digunakannya.

Bercita-cita Jadi Tentara
“Dia malah bangga ke sekolah dan bercita-cita ingin menjadi seorang tentara,” kata Arcilyn.

Kisah kegigihan Erlande dibagikan oleh Arcilyn di halaman Facebook-nya. Arcilyn juga meminta siswa lain rajin menulis pelajaran seperti Erlande dan tidak hanya memotret catatan di papan menggunakan smartphone mereka.

 Erlande Monter mendapat pujian dari gurunya karena rajin menulis pelajaran.

“Boleh saja mengambil gambar catatan di papan menggunakan smartphone untuk menunjukkan mereka sudah modern. Tapi pastikan kalian tetap menulisnya di dalam buku,” katanya.

Sejak diunggah oleh Arcilyn, postingan tersebut telah viral setelah menerima lebih dari 10.000 Likes dan dibagikan 5.700 kali.

Netizen memuji sikap Erlande yang tetap ingin bersekolah di tengah keadaan keluarganya yang serba kekurangan.