Kronologis Kebakaran Yang Hanguskan 81 Warung Di Belakang Jatiland Mall

Kepala UPTD Pasar Ternate Tengah, Mahmud Ibrahim menceritakan kronologis kebakaran puluhan warung makan di belakang Jatiland Mall, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah pada Sabtu (14/3/2020) sekitar pukul 05.25 Wit.

Menurutnya, kejadian itu telah menghanguskan sebanyak 65 kios milik Dinas Koperasi Kota Ternate dan 16 warung milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate.

Sesuai keterangan yang disampaikan sejumlah saksi katanya, bahwa awal sumber api berasal dari salah satu warung makan Lamongan Dua Putri milik ibu Sri, dan api tersebut diduga akibat ledakan tabung elpiji.

“Seorang saksi menceritakan bahwa ia melihat api berasal dari warung nomor 38 milik ibu sri, saking kagetnya karena melihat api yang sudah membesar, ia meminta tolong orang orang sekitar untuk padamkan api namun api semakin membesar dan langsung menjalar ke warung-warung makan yang lain dan menghanguskan 81 kios dan warung makan milik Dinas Koperasi dan Dinas Perindag Ternate,” kata Mahmud Ibrahim ditemui di lokasi kebakaran, Sabtu (14/3/2020).

Dari kebakaran ini, sebanyak 5 (lima) unit mobil Damkar Kota Ternate tiba di TKP dan langsung melakukan pemadaman serta dibantu warga sekitar. Dan pada Pukul 06.45 Wit, api dapat dipadamkan oleh pihak Damkar Kota Ternate.

Untuk kerugian materil sendiri ditaksir mencapai Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

“Pemerintah sejauh ini masih melakukan pendataan sebesar apa mereka punya kerugian yang terdampak, setelah terdata selanjutnya, solusinya seperti apa agar pedagang bisa berjual kembali,” ujarnya.

“Pedagang yang kena dampak ini dalam waktu dekat, akan dibangunkan bangunan di lokasi kebakaran agar mereka bisa berjualan kembali,” ujarnya lagi.

Ia menambahkan, kebakaran sementara’ini masih ditangani oleh pihak yang berwenang untuk dilakukan olah TKP

Terpisah, petugas Dinas Kebakaran Kota Ternate Naim Sabar mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada kebakaran di belakang Jatiland Mall sekitar pukul 6.10 Wit. Dari informasi tersebut, lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, hanya saat tiba di lokasi petugas sempat terkendala dengan arus listrik.

“Saat kami tiba di lokasi listrik belum padam, jadi kami takut padamkan api dengan kondisi listrik masih aktif, namun beberapa menit kemudian listrik padam dan kami berhasil padamkan api, “ujarnya.