Bikin Prank Ojol dan Diburu Para Driver, YouTuber Malang Ini Menghilang Bak Buronan

Belakangan, prank menjadi konten yang diminati oleh para YouTuber. Masalah timbul saat orang yang terkena prank merasa dirugikan. Konten-konten ini pun sering mendapat kecaman dari banyak netizen, terutama prank ojol yang sempat booming bahkan jadi trending di YouTube Indonesia.

Hmm, prank ojol ini amat sangat merugikan driver guys. Karena, para pembuat konten disebut memanfaatkan kesialan dan ketakutan para driver ojol demi videonya bisa naik dan mereka panen adsense. Salah satu content creator yang hingga sekarang menjadi ‘buronan’ driver ojol adalah Enzo Arief, YouTuber asal Malang yang dianggap membuat konten sampah.

Sebelumnya, Enzo membuat prank cancel orderan makanan. FYI, prank cancel oderan ini sempat dilakukan oleh YouTuber lain dari berbagai daerah, dan sudah dikecam oleh banyak orang. Nah, sukses dengan video cancel orderan, Enzo mencoba lagi prank pesan makanan dengan lokasi yang tak biasa, yakni di tengah pekuburan.

Bersama dengan beberapa orang temannya, Enzo mulai menyusun rencana. Pertama ia order makanan saat sudah lewat jam 12 malam. Kemudian, ia mencari lokasi pemakaman umum di Malang untuk melancarkan aksinya. Mulailah Enzo mengorder makanan. Ia memberikan catatan bahwa posisi mereka ada di tengah pekuburan. Sang driver ojol ini sendiri tidak mengetahui kalau titik tersebut adalah pemakaman.

Hanya berselang 7 menitan, driver tersebut tiba di daerah persawahan –namun masih ramai karena ada beberapa kendaraan yang lewat. Setelah tiba di titik lokasi, dang driver menelepon karena ia tidak menemukan Enzo (yang memesan makanan). Namun, dengan suara yang berat dan dibuat-buat, Enzo mengatakan kepada driver untuk mengantarkan makanan ke dalam kuburan, dekat keranda.

Duh, kalau sudah dalam kondisi seperti ini siapa sih yang enggak takut? Driver ini mengaku kalau ia tak berani masuk ke dalam, ia akhirnya memilih untuk meletakkan makanan itu di pinggir jalan. Padahal, Enzo sendiri belum membayar apa yang ia pesan. Sang driver putar arah dan langsung ngacir ketakutan.

Sebenarnya video ini dibagi menjadi 2 part, hanya saja untuk saat ini kanal YouTube Enzo Arief sudah ia hapus. Melansir dari kumparan.com, driver tersebut berada di kuburan selama kurang lebih 30 menit sampai 1 jam. Ketika driver tersebut sudah panik dan pulang, Enzo baru keluar. Setelah video ini viral, para ojol jelas saja jengkel dengan perilaku Enzo dan kawan-kawan yang dinilai ‘sampah’ dan merugikan ini. Namun, Enzo malah terkesan menentang balik dan mencaci maki orang-orang yang protes terhadap konten yang ia buat.

Karena perbuatannya tersebut, Enzo menjadi buronan para ojek online. Cerita tentang prank yang lebih dari satu kali ini membuat para ojol di Malang resah. Melansir radarmalang.id, Enzo ini kini tengah diburu para driver ojek online (ojol) untuk dimintai pertanggungjawaban. Bahkan, sejumlah driver ojol ingin bertemu dengan Enzo. “Harus klarifikasi pokoknya, kalau bisa ketemu langsung biar jelas dan selesai masalahnya,” ujar Rahmat, driver ojol lain.

Pembuat konten yang seperti ini memang sudah pantasnya diberi pelajaran. Dia mungkin tidak sadar kalau perbuatannya itu merugikan orang. Sudah salah, kok malah menantang dan mengatakan kalau kontennya untuk orang pintar. Pada saat sudah viral dan dicari oleh para ojol, baru minta maaf, udah basi mas. Jadikan pelajaran ya untuk para pembuat konten lain. Jangan sampai hal yang sudah dibenci dan diperingatkan oleh banyak orang masih dilakukan.